Apa itu Animator? Mari kita analisis! – Man Of Culture
Kali ini, mimin gak
akan bahas anime dulu ya, tapi kita bahas pekerjaan orang yang bikin animenya.
Yup, animator! Apa sih itu animator? Bagaimana SWOT yang didapatkan dari
animator? Apakah animator juga memiliki STP? 4P di dalam dunia animator itu kayak
gimana sih? Yuk simak sampai habis!
Kita kepengertiannya
dulu, Animator adalah pekerjaan yang berurusan dengan seni membuat berbagai gambar yang akan membentuk
ilusi bergerak pada saat diputar dengan cepat. Contoh
dari animasi yang dibuat animator juga ada banyak jenisnya, mulai dari yang 2D,
3D, Stop-Motion, CGI, dan masih banyak lagi.
Analisis SWOT Jasa Animasi/Animator
1.
Strength
a.
Harga per jasanya biasa tinggi di perusahaan
maupun ketika menjadi freelancer (tidak termasuk ketika belum terkenal, dan beberapa
animator di Jepang)
b.
Menguasai teknik membuat animasi, menggambar,
mewarnai, menggerakkan, menambahkan latar belakang, secara digital maupun
tradisional
2.
Weakness
1.
Membutuhkan modal awal yang besar, terutama untuk
komputer, ac dan mesin elektronik lainnya.
2.
Deadline yang cukup ketat sekaligus kekurangan
biaya
3.
Harus meminimalisir sekecil-kecilnya kemungkinan
copyright atas merek produk/jasa tertentu
3.
Opportunity
a.
Mangsa pasar yang cukup tinggi, dikarenakan
banyak sekali perusahaan yang membutuhkan animasi untuk proyek iklan mereka.
b.
Tidak memiliki banyak pesaing, karena tidak
banyak orang yang bisa membuat animasi
c.
Dapat meraih keuntungan sendiri dengan menjadi
youtuber animasi
4.
Threats
1.
Kemungkinan besar tidak bisa dikerjakan
sendirian bila harus cepat
2.
Berkemungkinan besar di kritik oleh para klien
jika hasil tidak sesuai ekspetasi
3.
Tidak bisa dikerjakan sebagai pekerjaan
sampingan jika tidak mau rugi
STP Jasa Animasi/Animator
Segmentasi Demografis
Animasi cocok dan sangat diminati oleh penontonnya baik itu laki-laki
atau perempuan. Meskipun begitu, animasi ini biasa lebih diminati oleh para
anak-anak usia 6-14 tahun dikarenakan pada masa-masa itu, pesan-pesan sosial
dan moral yang baik bisa diserap dengan halus lewat animasi.
Segmentasi Geografis
Animasi yang telah kita buat bisa kita salurkan lewat internet, terutama
Youtube. Target yang kita tetapkan sebagai seorang animator adalah orang luar
(bila freelancer/youtuber) seperti Jepang, Amerika, dan sebagainya. Bila
beruntung dan mendapatkan project Film seperti film-film disney,
Bioskop-bioskop di Indonesia adalah target peruntukkan yang bagus.
Segmentasi Perilaku
Apabila hasil dari berbagai karya animasi kita sudah mencapai hasil yang
sangat bagus, dan menarik banyak perhatian. Perlahan namun pasti, berbagai
kontrak kerjasama dengan berbagai perusahaan pasti datang. Bukan itu saja,
mereka pun akan menjadi konsumen loyal kita jikalau hasil-hasil animasi buatan
kita semakin memuaskan dari hasil yang diharapkan.
4P Jasa Animasi/Animator
Product (Produk)
Animasi sendiri adalah produk yang sangat serba guna dalam hal apapun.
Bisa untuk membantu periklanan suatu perusahaan, jasa, atau produk lain. Bisa
juga untuk membuat karya film yang tentu akan diingat oleh banyak orang. Film
itu sendiri pun bisa memotivasi dan menjadi inspirasi bagi sebagian manusia.
Place (Tempat)
Tempat pembuatan animasi hanya memerlukan ruang yang bisa mencakup
komputer, peralatan gambar, ac, dan tempat kecil untuk istirahat. Tentu semakin
besar studio pembuatan animasi dan lengkapnya fasilitas, semakin baik.
Dikarenakan pekerjaan animator sendiri termasuk pekerjaan yang sangat mudah
dimasuki stress, bahkan untuk yang sudah professional sekalipun.
Price (Harga)
Tentu untuk harga, kita tidak perlu ambil pusing. Menurut yes24.co.id, paket
harga dari jasa animasi/animator ini biasa disekitar jutaan dan tidak pernah
dibawah itu. Meskipun begitu, deadline ketat, dan mungkin kritik pedas klien
hanya karena miss sedikit adalah harga yang harus dibayar.
Promotion (Promosi)
Untuk segi promosi sendiri, Animasi biasa dikenal orang banyak lewat
platform social media Youtube. Disana, selain orang Indonesia sendiri, kemungkinan
besar video animasi anda dilihat orang dari luar negeri semakin besar. Selain
promosi, lewat Youtube, kita juga bisa menarik banyak calon konsumen baru. Sementara
promosi karya kita lewat offline tidak terlalu efektif kecuali poster film di
sekitar bioskop.
Terima kasih telah membaca, mohon maaf apabila ada kesalahan kata, Salam
manusia budaya!
Baca juga : Kisah pembuat animasi – Cerita singkat Eizouken ni wa te o Dasu na!

0 Komentar